Posts

Review Jardin Apartment Bandung

Image
Jadi ceritanya saya rencana ke Bandung 4 hari 3 malam dan pilihan jatuh ke tempat ini. Ada beberapa iklan,  saya book dari iklan yg berjudul "Comfy Room at Jardin Apartemen Bandung (JTC) " Ngeliat beberapa review lumayan dan fotonya sih bagus2. Dasar nahas,  unit saya ditukar ama unit gubuk yang bau. Sms minta dituker pun dicuekin. Ini mah dikasih bintang 1 juga dah kebagusan. No telpon staff yg menghandle saya: +628953565199** Ini review saya: 1.Kamar mandi kotor dan bau. Baunya masuk ke dlm kamar. 2. Unit seadanya. Bantal sudah pecah2 dan spring bed per-nya sudah tdk stabil jd tidur tdk nyaman. 3. Jemuran baju sudah patah, saya hrs pasang sendiri baru bs dipakai 4. Pelayanan buruk. Saya nginap 3 malam dan minta ganti unit yg lbh bersih tp dicuekin. Pertamanya dikasih unit Tower B, lalu tiba2 diganti Unit Tower C 5. Ini unit apa gudang outdoor AC? Dalam 1 unit ada 3 unit outdoor AC 6. Foto di iklan jelas menipu krn kenyataan Berbed 180 derajat 7. Yg bagus di si...

October story

October is almost done & soon it will be Christmas. Time flies.  Looking back to year 2017, what had I done for God & others? There are some goals that I yet to achieve,  but the last couple days make me thinking. What IMPACT and CONTRIBUTION am I making to others from my life?  Am I doing good to others,  lifting up the dignity of others through my work?  Am I making other people's lives better through my work? Who am I working and living for? Today's devotion teaches me about sibling love. Sometimes,  I dont feel much love from them as much as I expected. However,  is that what am I living for?  Did God asked me to be loved first and love others in return? The answer is no. God asked me to love God first and love others like I love my self second. And it's not easy. It's not easy because I am so used with the consumerism mindset. I demand others to perform because they have the label "brother" or "sister". Living for Christ also mea...

Vietnam Day #1 (destination #3) - Ly Thai To Statue and West Lake, Hanoi

Image
Udah ditulis panjang-panjang, eh error...Nyebelin deh! I have written a long blog & it's error. So annoying! Jadi, ayo deh ditulis cepat saja. Perhentian ketiga adalah patung Ly Thai To. Ly Thai To adalah kaisar Vietnam yang memindahkan ibukota Vietnam ke Hanoi. Di seberang patung ini terdapat danau West Lake (artinya Danau Barat). Sekarang ini terdapat dua ekor kura-kura yang hidup di danau ini. Konon, jika Anda bisa melihat kura-kura ini, Anda beruntung. So, let's do this quick. The third stop is Ly Thai To statue. Ly Thai To is the Viet emperor who moved the capital city to Hanoi. The opposite of Ly Thai To statue is the West Lake. Presently there are 2 turtles living in that lake. There is a belief that if you can see the turtle, you can have luck. Patung Ly Thai To Ly Thai To Statue Kami tidak diperbolehkan mendekati West Lake oleh pemandu tur kami. Ketika tur sudah berakhir, saya membaca kembali jadwal perjalanan kami, kami seharusnya mengunjungi satu ku...

Vietnam day #1 (destination #2) - Ho Chi Minh complex and one pillar pagoda, Hanoi

Image
Selepas dari kuil literatur, kami menuju Ho Chi Minh kompleks. Hujan semakin deras. Setibanya di Ho Chi Minh kompleks, grup kami sempat berfoto bersama di depan gedung yang mengingatkan saya pada gedung Lincoln Memorial di Washington DC dengan jalan aksis-nya yang kuat. Departing from Literature Temple, we are heading Ho Chi Minch complex. The rain is getting heavier. Upon arriving at Ho Chi Minh complex, our group had a chance to have a group photo in front of the building which reminds me so much of Lincoln Memorial building in Washington DC with the street leading to the building forming a strong axis. Foto grup di depan Ho Chi Minh kompleks Group photo in front of the Ho Chi Minh complex Sayangnya setelah foto hujan malah semakin deras sehingga kami dihadapkan pilihan untuk kembali ke bis atau ngotot berjalan mengitari Ho Chi Minh kompleks dalam keadaan basah. Meskipun memiliki payung, pasti tidak nyaman untuk berjalan di bawah hujan deras selama 1 jam, sehingga sebagia...

Vietnam day #1 (destination #1) - Temple of Literature, Hanoi

Image
(English translation available in italic blue texts) Sudah lama tidak nge-blog. Bukan tidak suka, tapi tidak ada waktu. Walaupun sebenarnya setahun terakhir sudah ke beberapa tempat. It's been a while I haven't blog. I don't have much time to do it although I have been to several places within a year. Saya baru saja kembali dari Vietnam. Ikut tur beserta dengan 24 orang lainnya dengan keberangkatan dari Jakarta. Ternyata ikut tur dari Indonesia memang berbeda. Mungkin karena orang Indonesia terkenal ramah. Saya pernah ikut tur lainnya tapi rasanya kurang enjoy. I just came back from Vietnam. I joined a tour with another 24 people, departing from Jakarta. I found that joining a tour from Indonesia is different. Perhaps because Indonesian are famous of being friendly. I joined other tours but it's not as enjoyable as this one. Hari pertama kami berangkat dari Jakarta pukul 1 siang menuju Ho Chi Minh. Penerbangan selama 3 jam menggunakan Vietnam Airlines yang pesa...

Semarang, 30 Mei 2013 (part 1)

Image
Part 1: Gereja Blendug, Masjid Agung Kauman, Pecinan dan Kelenteng Sam Po Kong. Pagi ini tujuan pertama saya adalah Gereja Blendug. Tempat ini direkomendasikan oleh teman yang saya temui sewaktu ikut tur ke Yogya. Ternyata Gereja Blendug adalah gereja dengan gaya arsitektural kolonial. Dengan kubah yang terletak di tengah bangunan satu lantai berdenah segi delapan tersebut, gereja ini terlihat unik. Meskipun sudah tua, ternyata gedung gereja ini masih terawat dengan baik. Nama gereja ini sebenarnya adalah GPIB Immanuel.  Lukisan kaca patri yang cantik menjadi bagian dari jendela dan pintu gereja. Sayang gereja tidak buka (atau mungkin belum buka), sehingga saya tidak bisa masuk ke dalamnya.   Gereja Blendug Dari Gereja Blendug, saya berjalan kaki menyusuri Kota Tua. Tepat di seberang Gereja Blendug, terdapat deretan toko-toko yang menempati bangunan tua. Salah satunya adalah toko barang antik bernama Samarang. Saya sempat membuang waktu beberapa menit untuk meng...

Semarang, 30 Mei 2013 (part 2)

Image
Tujuan: Simpang Lima, Lawang Sewu, Masjid Agung Dari Sam Po Kong, saya menuju ke Simpang Lima. Tujuan saya adalah Lawang Sewu. Arti dari kata Lawang Sewu sendiri berarti Seribu Pintu. Lawang Sewu memiliki 4 bangunan yang dinamai sebagai bangunan A, B, C dan D. Di halaman depan dekat pintu masuk terdapat monumen lokomotif tua. Dua menara tinggi yang berbentuk seperti minaret terdapat di bangunan A yang menghadap ke Simpang Lima. Monumen lokomotif tua dekat pintu masuk Saya beruntung bahwa sebagian dari bangunan ini baru saja direnovasi, sehingga bangunan berarsitektur kolonial ini terlihat bersih dan menarik.   Sayangnya bangunan A yang sedang dipakai untuk seminar, sehingga saya tidak memasuki bangunan ini. Saya hanya bisa mengeksplorasi bangunan B dan C. Di dalam bangunan B terdapat miniatur Lawang sewu dalam 2 skala, lengkap dengan gambar cetak biru arsitekturnya yang masih berbahasa Belanda. Gambar-gambar arsitektur yang masih dibuat dengan tangan ini...